Aqiqah yakni sembelihan hewan qurban untuk anak yang baru lahir dan disyariatkan pada orang tua. Waktu pelaksanaanya bisa dilaksanakan sebelum atau sesudah hari ketujuh lahirnya bayi sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad saw, "Aqiqah disembelih pada hari ketujuh atau empat belas atau dua puluh satu." (HR Al Baihaqi). Ataupun sekiranya dia tak mampu pada hari-hari hal yang demikian karenanya bisa dia lakukan pada ketika kapan pun ia mempunyai kelapangan rezeki, sebagaimana makna dari pendapat para ulama madzhab Syafi’i dan Hambali bahwa sembelihan untuk Aqiqah bisa dilakukan sebelum atau setelah hari ketujuh.
Manakah yang seharusnya didahulukan di jangka waktu Idul Qurban seperti ketika ini, menunaikan aqiqah, atau berqurban?
Ibadah qurban disyariatkan terhadap tiap-tiap pribadi yang memiliki kesanggupan. Berbeda dengan aqiqah, ibadah qurban cuma dapat dikerjakan di bulan Dzulhijah saja. Karenanya, jikalau sudah tiba Idul Qurban dan kita sepatutnya memilih antara aqiqah atau qurban, laksanakan qurban dahulu. Baru sesudah itu, seandainya Allah melimpahkan kembali rezeki-Nya untuk kita, kita dapat menjalankan aqiqah.
Lalu bagaimana antara membayar utang dan berqurban, mana yang sepatutnya diutamakan?
Seluruh ulama sepakat bahwa membayar utang peraturannya semestinya. Allah berfirman dalam Q.S Al-Baqarah ayat 282, "Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bermu'amalah tak secara tunai untuk waktu yang diatur, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa terhadap Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya". Karenanya, seandainya telah jatuh tempo untuk membayar hutang, kita mesti membayarnya cocok kesepakatan. Cek bermacam-macam informasi perihal
Aqiqah Jakarta Timur disini.
Jikalau jatuh tempo hutang kita memang di periode qurban, membayar hutang harus didahulukan. Akan tapi kalau jatuh temponya masih lama, maka tunaikan dahulu qurban, semoga dengan itu Allah melimpahkan kita kelebihan rezeki sehingga dapat melunasi utang tepat waktu pantas kesepakatan.
Sahabat, kini tidak perlu bimbang lagi mana yang sepatutnya kita dahulukan antara aqiqah, membayar utang dan berqurban. Ketiganya ialah amal kebaikan, tetapi kita semestinya membuat prioritas utama menurut kondisi dan kondisinya.
Wallahu’alam.
UNDER MAINTENANCE
online casino gambling
slot online
casino games real money
casino games real money
casino games
casino games
cassino
slot online
casinos online
best online casino